You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jalan Raya Kapuk Masih Tergenang
photo Folmer - Beritajakarta.id

Jalan Raya Kapuk Masih Tergenang

Hujan lebat yang mengguyur Ibukota selama satu jam sejak pukul 10.00 - 11.00 mengakibatkan ruas Jalan Raya Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, tergenang.

Dalam pekan ini, kami kerahkan puluhan pekerja harian lepas (PHL) dan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur di dalam saluran air

Pantauan Beritajakarta.com genangan dipekirakan setinggi lima sampai 15 sentimeter di Jalan Raya Kapuk sepanjang satu kilometer sampai Kali Cengkareng Drain. Saluran air tidak berfungsi karena endapan lumpur.

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat, Imron mengatakan, pihaknya akan menormaliasi saluran air untuk mengantisipasi genangan di Jalan Raya Kapuk.

Kelurahan Kapuk Muara Siapkan Ruang Laktasi

"Dalam pekan ini, kami kerahkan puluhan pekerja harian lepas (PHL) dan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur di dalam saluran air," kata Imron, Senin (1/2).

Imron optimistis, genangan air di Jalan Raya Kapuk tidak akan terjadi setelah pengerukan saluran air rampung. Ia juga memastikan pemasangan pintu air di saluran air yang mengarah ke Kali Cengkareng Drain.

Sebelumnya Camat Cengkareng, Masud Efendi mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat ke instansi terkait untuk bantuan pengerukan endapan lumpur di sepanjang Jalan Raya Kapuk.

"Pengurasan endapan lumpur di saluran air sepanjang Raya Kapuk Raya tidak bisa ditangani petugas Petugas Prasana dan Sarana Umum (PPSU) karena lebar dan kedalaman hampir 1,5 meter," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati